Make your own free website on Tripod.com

LAPORAN PRAKTEK LAPANG

PELAKSANAAN  KEGIATAN  REHABILITASI   HUTAN  DAN LAHAN OLEH DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN KAPUAS HULU

OLEH : ARIE BUDIWAN, S.Hut dan RIDWAN


                    Lokasi                                    Tinjauan Pustaka                        Pelaksanaan

           Administrator                                      Hasil                                    Penutup


 

PENDAHULUAN

 

 

A.     Latar Belakang

 

         Indonesia merupakan negara yang  memiliki laju degradasi hutan tercepat di dunia. Selama 50 tahun terakhir, jumlah total kawasan hutan Indonesia yang rusak mencapai 143 juta Ha atau dengan kata lain laju  rata rata degradasi hutan  mencapai 2,1 juta Ha / tahun, dan  sebagian besar terjadi di luar Jawa termasuk Kalimantan. Penyebab utama kerusakan tersebut ialah adanya berbagai kegiatan konversi hutan yang tidak mengindahkan aspek konservasi, seperti kegiatan pembangunan jalan, pembuatan pemukiman, termasuk kegiatan pengusahaan hutan yang tidak di-manage dengan sebagaimana mestinya baik  legal maupun illegal yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kerusakan hutan, belum lagi ketergantungan masyarakat yang ada di dalam dan sekitar hutan akan hasil hutan yang relatif tinggi serta kegiatan penggunaan lahan yang bersifat tidak menetap sepert perladangan berpindah, sedikit banyaknya juga mempengaruhi proses degradasi hutan yang ada.     

         Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan merupakan program kerja rutin Dinas Kehutanan dan Perkebunan yang dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu (lima tahunan) serta berada di bawah tanggung jawab sub Dinas Pengembangan Hutan dan Konservasi Tanah.

         Upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang meliputi lahan kritis, konservasi tanah, dan pengembangan fungsi DAS merupakan salah satu kegiatan pokok yang tercakup dalam program rehabilitasi hutan dan lahan dalam sub sektor lingkungan hidup. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengikutsertakan masyarakat secara aktif dan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat sehingga dapat menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan sekaligus meningkatkan sumber daya manusia dan partisipasi masyarakat sebagai faktor yang penting.

 

B.     Tujuan Praktek Lapang

Adapun tujuan praktek lapang ini adalah :

1.      Mengetahui sejauh mana kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan tersebut telah terlaksana.

2.      Mengikuti dan mempelajari kegiatan yang dilaksanakan dalam program Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

3.      Memperoleh pengalaman kerja di lapangan.

4.      Melakukan studi banding antara teori yang didapat di perkuliahan dengan aplikasi di lapangan.