Make your own free website on Tripod.com

GAMBARAN UMUM LOKASI

 

A.        Letak dan Luas

    1. Desa Nanga Baong

         Secara administratif, Desa Nanga Baong termasuk ke dalam Kecamatan Kedamin yang memiliki luas areal 325,3 km² . Desa Nanga Baong berbatasan dengan Putussibau di sebelah Utara, Desa Melapi di sebelah Timur, Desa Bungan Jaya di sebelah Barat dan Kalis di sebelah Selatan. Desa ini memiliki jarak  kurang lebih 5 Km dari Kota Putussibau.  

    1. Desa Nanga Kalis

         Desa Nanga Kalis terletak di Kecamatan Kalis yang berjarak kurang lebih 25 Km dari Kota Putussibau. Luas areal Nanga Kalis adalah 1.840 Km² serta berbatasan dengan Kedamin di sebelah Utara, Embaloh Hilir di sebelah Timur, Kecamatan Mentebah di sebelah Selatan dan Manday di sebelah Barat. Nanga Kalis juga termasuk ke dalam Jalur Lintas Selatan, yaitu jalur yang menghubungi transportasi antar daerah (Putussibau – Sintang – Sanggau – Pontianak).

B.        Topografi

        Berdasarkan pada peta topografi, keadaan lapangan pada kawasan Desa Nanga Baong dan Desa Nanga Kalis relatif sama. Kemiringan lahannya termasuk datar, yaitu berkisar antara 0 sampai dengan 2 % serta berada pada ketinggian 31 sampai 46 meter di atas permukaan laut (Anonim, 2001 : 8) . Kawasan ini termasuk daerah dataran rendah yang terendam dua kali  dalam satu tahun. 

C.        Geologi dan Tanah

         Keadaan geologi dan tanah pada daerah Desa Nanga Kalis dan Desa Nanga Boang cukup menarik. Berdasarkan pada peta geologi dengan skala     1 : 500.000, daerah yang dijadikan lokasi praktek lapang tersebut merupakan kawasan yang keadaan geologinya sudah mengalami pengikisan dan tua, yang ditandai dengan gradien sungai yang kecil dan berbelok - belok.   Jenis tanahnya adalah alluvial sebagai hasil pengendapan material sungai. Tanahnya memilki tekstur halus dengan bahan induk dari jenis kwarter. Sedangkan tata  guna tanah pada kawasan tersebut termasuk ke dalam RW 18, yaitu Kawasan yang dijadikan sebagai Pos Duga Air Simbar. 

D.        Iklim

         Mengacu pada stasiun pencatat terdekat, pada tahun 2001 data curah hujan actual rata – rata per tahun adalah 4058,5 mm dengan jumlah hari hujan 274 hari. Bulan yang agak kering adalah antara bulan Juni sampai dengan September, meskipun curah hujannya masih di atas 100 mm per bulannya. Menurut Koppen keondisi seperti ini termasuk iklim yang bertipe A, sedangkan menurut Oldeman dkk termasuk iklim yang bertipe AF dengan sifat – sifat ; temperatur tinggi, curah hujan tahunan tinggi dan musim penghujan berganti setiap setengah tahun meskipun perbedaan musim tidak begitu jelas.

         Berdasarkan pembagian zone agroklimat, Desa Nanga Baong dan Desa Nanga Kalis  termasuk ke dalam Zone Agroklimat A1 dengan sifat – sifat ; bulan basah lebih lama (7 – 9 bulan) dari bulan kering (sekitar 2 bulan) dalam satu tahun pada periode tertentu. Musim penghujan berlangsung dari  Bulan September sampai dengan Bulan April dan musim kemarau berlangsung dari Bulan April sampai dengan Bulan September. Suhu Udara berkisar antara 20,5 °C sampai dengan 35,4 °C dengan suhu rata – rata siang hari 29 °C. 

Tabel  1.Jumlah Curah Hujan, Hari Hujan, Rata – Rata Tekanan Udara dan Suhu Bulanan Tahun 2001 

Bulan

Curah Hujan

(mm)

Banyak Hari Hujan

Tek. Udara Rata – Rata (Milibar)

Suhu  Rata – Rata (°C)

Januari

520,0

28

1009,50

26,2

Februari

189,0

24

1008,65

26,2

Maret

248,0

22

1009,40

26,8

April

509,5

29

1009,45

26,8

Mei

322,0

23

1010,00

27,3

Juni

414,2

19

1009,80

26,7

Juli

211,9

14

1009,75

25,8

Agustus

254,0

15

1010,05

27,7

September

379,4

27

1009,70

26,5

Oktober

352,2

26

1010,10

26,8

November

419,7

27

1010,05

26,4

Desember

238,6

20

1011,90

26,4

Rata - Rata

332,7

24

1009,86

26,6

Sumber : Badan Pusat Statistik 2001

E.         Keadaan Sosial Ekonomi Masyarakat

1.         Kependudukan

Penduduk yang bermukim di Desa Nanga Kalis dan Desa Nanga Baong didominasi oleh suku melayu. Berdasarkan pada data yang didapat dari Badan pusat Statistik, bahwa Jumlah penduduk yang berada di  Desa Nanga Kalis lebih banyak dengan jumlah 536 jiwa. Sebagian penduduk Desa Nanga Baong ada yang sudah berpindah tempat tinggal dan menetap  di daerah lain yang kondisi sosial ekonominya lebih baik. 

Tabel 2.Jumlah Penduduk Desa yang dijadikan Lokasi Untuk Praktek Lapang 

Desa

Kecamatan

Luas (Km²)

Jumlah Penduduk

Jiwa

Ruta

Lk

Pr

Nanga Baong

Kedamin

325,3

256

50

108

148

Nanga Kalis

Kalis

874,0

536

97

249

287

Sumber : Badan Pusat Statistik 2001

2.         Pendidikan

         Di Desa Nanga Baong tidak terdapat sarana maupun prasarana pendidikan. Untuk dapat mengenyam pendidikan, anak – anak usia sekolah yang ada di Desa tersebut harus bersekolah di Kota Kedamin yang jaraknya hanya beberapa kilometer dari Desa. Tingkat pendidikan masyarakat setempat rata – rata hanya sampai Sekolah Dasar atau Sekolah Menengah Pertama, bahkan ada yang tidak pernah sekolah. Sedangkan kondisi di Desa Nanga Kalis  sedikit lebih maju. Fasilitas Pendidikan  untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama tersedia di sana.  

3.         Perekonomian

         Keadaan perekonomian masyarakat yang tinggal di Desa Nanga Baong secara umum belum banyak berkembang. Bertani adalah mata pencaharian utama bagi masyarakat setempat. Sistem pertanian yang mereka lakukan masih menggunakan ladang berpindah. Selain itu Nanga Baong juga melakukan kegiatan perkebunan seperti menanam sayuran, jagung, kacang – kacangan dan lain sebagainya. Sedangkan pada Desa Nanga Kalis meskipun sebagian masyarakatnya masih mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama, tapi kondisi perekonomiannya secara umum sedikit lebih maju jika dibandingkan dengan Desa Nanga Baong.